• Cara Mencegah Dan Mengobati Penyakit Kanker Serviks

    Cara Mencegah Dan Mengobati Penyakit Kanker Serviks __ Kanker serviks adalah salah satu jenis kanker yang paling ditakuti oleh wanita. Kanker serviks atau kanker mulut rahim hanya menyerang wanita, terutama wanita yang berusia 40 tahun keatas. Kanker serviks sering juga disebut sebagai silent killer karena proses perkembangan kanker yang sulit dideteksi. Penyebab utama kanker serviks adalah virus HPV atau human pavillom virus yang bisa menular hanya dengan sentuhan. Virus HPV dapat mengaktifkan sel kanker yang ada dalam tubuh sehingga kanker berkembang dan menjadi kanker ganas. Virus HPV masuk kedalam tubuh melalui daerah genital, maka dari itu penting sekali bagi seorang wanita untuk menjaga kebersihan daerah genitalnya.

    Selain penyebab utama, terdapat penyebab lain yang dapat meningkatkan resiko kanker serviks. Mengetahui penyebab dan faktor yang bisa meningkatkan resiko kanker serviks mungkin dapat mencegah seorang wanita dari kanker serviks. Virus HPV masuk melalui daerah genital, maka dari itu sebaiknya anda selalu memastikan bahwa toilet duduk yang anda gunakan bersih. Sebaiknya anda tidak menggunakan toilet duduk di toilet umum, atau jika terpaksa, pastika toilet duduk tersebut bersih. Wanita berusia 40 tahun keatas biasanya memiliki resiko terkena kanker serviks lebih tinggi dibandingkan wanita yang lebih muda. Menggunakan pembalut yang berbahan dioksin atau pemutih juga bisa meningkatkan resiko kanker serviks. Maka dari itu pastikan pembalut yang anda pakai terbebas dari dioksin.

    Penyebab utama kanker serviks adalah Human Pavilloma Virus atau HPV. Seseorang akan terlebih dahulu terinfeksi virus HPV lalu infeksi virus tersebut akan membuat sel kanker ddidaerah sekitar mulut rahim berkembang dan kemudian menjadi kanker serviks. Perkembangan virus HPV sampai dapat menyebabkan kanker serviks membutuhkan waktu kurang lebih 10 tahun. Maka dari itu seseorang baru akan menyadari dirinya terkena kanker serviks 10 tahun setelah terinveksi virus HPV. Selain penyebab utama, terdapat beberapa penyebab lain yang dapat meningkatkan resiko seseorang terkena kanker serviks. Salah satu hal yang dapat meningkatkan resiko seseorang terkena kanker serviks adalah memiliki terlalu banyak anak. Pada saat seorang wanita melahirkan secara normal, janin akan melewati serviks dan akan mengakibatkan trauma pada serviks. Trauma pada serviks tersebut dapat mengaktifkan sel kanker di daerah mulut rahim. Maka dari itu jika seorang wanita sering melahirkan, trauma pada serviks pun semakin bertambah sehingga resiko terkena penyakit kanker serviks pun meningkat. Keputihan yang terus menerus secara tidak normal dan tidak diobati juga dapat meningkatkan resiko kanker serviks.

    Untuk mengobati kanker serviks, anda bisa memilih untuk mencoba obat alternatif. Obat alternatif biasanya terbuat dari bahan alami yang tidak berbahaya bagi penggunanya. Kami disini menjual obat kanker serviks yang terbuat dari bahan alami. Anda dapat membelinya secara online dengan harga yang terjangkau. Anda tidak perlu takut dengan efek sampingnya, karena kami menjual obat kanker alternatif yang aman untuk anda.

     

    Penyebab Kanker Serviks

    Cara Mencegah Dan Mengobati Kanker Serviks __Kanker serviks disebabkan oleh beberapa jenis virus yang disebut Human Papiloma Virus (HPV).Virus ini menyebar melalui kontak seksual. HPV dapat menyerang semua perempuan di setiap waktu, tanpa melihat umur maupun gaya hidupnya. Namun, wanita yang memiliki daya tahan tubuh baik mampu melawan infeksi HPV dengan sendirinya.

    Kanker serviks juga dapat disebabkan oleh virus penyebab kutil genitalis (kondiloma akuminata), merokok, hubungan seksual pertama dilakukan pada usia dini, dan berganti-ganti pasangan seksual. Selain itu, kanker Rahim bisa dipicu pemakaian DES (dietilstilbestol) pada wanita hamil untuk mencegah keguguran, gangguan system kekebalan, pemakaian pil KB dalam jangka waktu lama, sering mencuci vagina dengan antiseptic dan menaburkan bedak bubuk pada vagina, melahirkan banyak anak serta infeksi herpes genitalis atau infeksi klamidia menahun.

    Pencegahan Kanker Serviks

    Mencegah Dan Mengobati Penyakit Kanker Serviks __Tes Pap Smear merupakan cara terbaik untuk menemukan perubahan sel serviks yang dapat menyebabkan kanker serviks. Pap Smear secara teratur hampir selalu menunjukkan perubahan sel sebelum berubah menjadi kanker. Sangat penting untuk menindaklanjuti setelah setiap hasil tes Pap smear yang abnormal sehingga Anda dapat mengobati perubahan sel abnormal. Hal ini dapat membantu mencegah kanker serviks.

    Jika Anda berusia 26 tahun atau lebih muda, Anda bisa mendapatkan vaksin HPV, yang melindungi terhadap dua jenis HPV yang menyebabkan kanker serviks.

    Virus yang menyebabkan kanker serviks menular melalui kontak seksual. Cara terbaik untuk menghindari infeksi menular seksual adalah dengan tidak berhubungan intim. Jika Anda tetap berhubungan seks, jalanilah praktik seks yang aman, seperti menggunakan kondom dan membatasi jumlah pasangan, artinya gonta-ganti pasangan.

    Penularan Kanker Serviks

    Penularan virus HPV bisa terjadi melalui hubungan seksual, terutama yang dilakukan dengan berganti-ganti pasangan. Penularan virus ini dapat terjadi baik dengan cara transmisi melalui organ genital ke organ genital, oral ke genital, maupun secara manual ke genital.

    Pap smear adalah metode pemeriksaan standar untuk mendeteksi kanker leher rahim. Namun, pap smear bukanlah satu-satunya cara yang bisa dilakukan untuk mendeteksi penyakit ini. Ada pula jenis pemeriksaan dengan menggunakan asam asetat (cuka).

    Menggunakan asam asetat cuka adalah yang relatif lebih mudah dan lebih murah dilakukan. Jika menginginkan hasil yang lebih akurat, kini ada teknik pemeriksaan terbaru untuk deteksi dini kanker leher rahim, yang dinamakan teknologi Hybrid Capture II System (HCII).

    Anda menderita penyakit kanker [Kanker Payudara, Kanker Otak, Kanker Rahim, Kanker Mulut, Kanker Tenggorokan, Kanker Paru-Paru, Kanker Saluran Pencernaan, Kanker Kolon, kanker serviks, Kanker Kandung Kemih, Kanker Prostat, Kanker Buah Zakar (Testis), Kanker Darah (Leukemia)]
     
    Jangan Putus asa, Lawan penyakit kanker anda
    Silahkan Baca artikel herbal untuk penyakit kanker berikut ini sampai selesai
    Sirsak

    Keyakinan banyak orang bahwa daun sirsak (Annona muricata L) memiliki khasiat melumpuhkan keganasan kanker, tampaknya bukan sekadar kepercayaan kosong.


    Melalui serangkaian proses ekstraksi, kandungan kimiawi bioaktif dalam lembaran daun sirsak terbukti efektif mematikan sel kanker, setidaknya pada kanker serviks dan kanker nasopharynx.

    Prof. Dr. Okid Parama Astirin, MS dosen Fakultas MIPA Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, bersama Adi Prayitno (Fakultas Kedokteran) dan Anif Nur Artanti (Fakultas Farmasi), selama setahun terakhir melakukan eksplorasi aktivitas bioaktif pada daun sirsak untuk anti kanker nasopharynx dan serviks.

    Hasil penelitian tim gabungan antar-fakultas tersebut masih memerlukan uji klinis untuk memastikan efektivitasnya. Hasil uji laboratorium di Fakultas MIPA menunjukkan, kandungan bioaktif daun sirsak ternyata mampu mematikan sel kanker.

    “Kami fokus meneliti lemampuan itu pada dua jenis kanker tersebut, karena penyebab kanker serviks dan nasopharynx yang tumbuh di tenggorokan adalah virus. Jenis kanker ini bisa menyerang siapa saja dan pada semua umur,” jelas Prof. Okid kepada wartawan, saat memaparkan hasil penelitiannya di laboratorium FMIPA UNS, akhir pekan lalu.

    Menurut peneliti yang dibantu beberapa mahasiswa FMIPA itu, daun sirsak yang memiliki kandungan bioaktif paling baik, adalah daun yang tidak terlalu tua dan tidak terlalu muda. Jika daun terlalu tua, katanya, bahan bioaktifnya sudah tidak berfungsi.

    Sedangkan daun yang terlalu muda, bahan bioaktifnya kurang maksimal.
    “Untuk dijadikan obat, harus diuji klinik dan kami sudah bekerjasama dengan perusahaan farmasi,” katanya.

    Prof. Okid menegaskan, dalam penelitian laboratorium, formula yang disebut isolat sirsak itu belum dapat digunakan sebagai obat. Dia menyatakan, isolat sirsak itu harus diuji secara klinis yang melibatkan ahli farmasi.

    “Isolat sirsak itu belum menjadi obat, karena masih harus diuji secara klinis. Kami sudah bekerjasama dengan perusahaan farmasi untuk pengujian agar dapat digunakan sebagai obat. Penggunaanya juga harus dilakukan dokter, karena sifat bioaktifnya tidak bisa digunakan sembarangan,” katanya lagi.

    Para mahasiswa yang membantu Prof. Okid menjelaskan, pembuatan isolat sirsak tersebut melalui proses relatif panjang. Daun-daun sirsak lebih dahulu dicuci dan dikeringkan, lalu dipanaskan dalam oven dengan suhu maksimal 50 derajat Celcius.

    Daun yang telah kering diblender, sehingga menghasilkan serbuk daun sirsak seberat 600 gram. Serbuk tersebut selanjutnya dijadikan pasta melalui proses ekstraksi dengan ethanol 95 persen.

    "Setelah melalui beberapa tahap proses lanjutan, akan dihasilkan isolat sirsak untuk disuntikkan pada sel kanker. Berdasarkan beberapa kali pengujian, ternyata hasilnya menunjukkan sel-sel kanker mati," ungkap Prof. Okid.

    Dalam penelitiannya, tim ahli gabungan juga mengembangkan penelitian manfaat daun sirsak sebagai obat kanker, namun bukan dalam bentuk isolat sirsak.

    Inovasi berupa pemanfaatan daun sirsak yang dia sebut sebagai bioproduk, dengan cara penggunaan mudah dan dapat dilakukan setiap orang itu, berfungsi sebagai agen terapi kanker.

    Sumber: http://www.pikiran-rakyat.com/horison/2015/06/25/332490/bahan-bioaktif-daun-sirsak-terbukti-bisa-membunuh-kanker


    Kini Sudah Banyak daun sissak dalam bentuk Ekstrak
     
     
    Keladi Tikus

    Riset 

    Bagaimana mekanisme keladitikus mengatasi sel kanker? ‘Keladitikus mampu memblokir perkembangan sel-sel kanker dan tumor,’ kata Wahyu Suprapto, herbalis di Kota Batu, Jawa Timur, dan dosen Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga yang meresepkan keladitikus. Menurut Lina Mardiana keladitikus menghambat pertumbuhan sel kanker sekaligus meningkatkan stamina pasien.



    Dr Dyah Iswantini, periset di Pusat Studi Biofarmaka Institut Pertanian Bogor, membuktikan keladitikus sebagai antikanker. Dyah meneliti daya hambat ekstrak air dan etanol keladitikus terhadap aktivitas tirosin kinase. Enzim tirosin kinase mempengaruhi perkembangan sel-sel kanker di tubuh manusia.

    Daya hambat ekstrak etanol dan air panas berkonsentrasi 700 ppm melebihi daya hambat genistein-senyawa antikanker. Sedangkan ekstrak keladitikus dengan air demineralisasi menghambat 76,10% enzim tirosin; daya hambat genistein Cuma 12,89%. ‘Adanya daya hambat itu menunjukkan keladitikus berpotensi sebagai antikanker,’ kata Dyah.

    Riset itu sejalan dengan penelitian Peni Indrayudha dari Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Ia membuktikan ekstrak natriumklorida daun keladitikus mengandung Ribosom Inactivating Proteins (RIPs). Peni menginkubasikan DNA plasmid (pUC18) dengan sejumlah protein dari ekstrak daun Typhonium flagelliforme pada suhu kamar selama 1 jam.

    Ekstrak daun keladitikus terbukti memotong rantai DNA sel kanker sehingga berbentuk menjadi nick circular alias lingkaran semu sebagaimana tampak di bawah sinar ultraviolet. RIPs merupakan protein dengan aktivitas mampu memotong rantai DNA atau RNA sel. Dampaknya pembentukan protein sel pun terhambat sehingga sel kanker gagal berkembang.

    Pada pengobatan, RIPs menonaktifkan perkembangan sel kanker dengan cara merontokkan sel kanker tanpa merusak jaringan di sekitarnya. Selain itu RIPs juga memblokir pertumbuhan sel kanker. Ekstrak keladitikus yang mengandung RIPs mampu memotong rantai DNA sel kanker.

    Sel bunuh diri

    Riset lain dilakukan oleh Chee Yan Choo dari Sekolah Farmasi Universitas Sains Malaysia. Chee menguji ekstrak umbi dan daun keladitikus terhadap aktivitas sitotoksik pada sel leukaemia P388. Hasilnya IC50 ekstrak kloroform umbi mencapai 6,0 μg/ml; ekstrak heksan 15,0 μg/ml. Kloroform dan heksan adalah pelarut yang digunakan untuk memperoleh senyawa aktif dalam sediaan herbal. Sedangkan IC50 ekstrak kloroform daun 8,0 μg/ml; IC50 ekstrak heksan daun 65,0 μg/ml.

    IC50 (IC=inhibition consentration) adalah konsentrasi yang mampu menghambat 50% sel kanker. Semakin kecil angka IC50 kian bagus karena berarti dosis yang digunakan kian kecil. Pada riset itu, untuk menghambat 50% sel kanker, cuma diperlukan 6,0 μg/ml ekstrak kloroform umbi keladitikus.

    ‘Keladitikus mengandung Ribosom Inactivating Proteins (RIPs). RIPs merontokkan sel kanker tanpa merusak jaringan di sekitarnya,’ kata Peni Indrayudha.

    Pembuktian lainnya dilakukan oleh Choo Sheen Lai dari Pusat Penelitian Obat Universitas Sains Malaysia. Ia menemukan senyawa antikanker dalam keladitikus bernama fitol. Mekanisme fitol melawan sel kanker dengan cara apoptosis. Sel kanker terlampau ‘sakti’ sehingga tak pernah mati. Nah, fitol memberikan pisau tajam kepada sel kanker. Yang terjadi kemudian, sel kanker bunuh diri. Ketika itulah pasien sembuh.

    source: http://www.trubus-online.co.id/riset-buktikan-keladitikus-mujarab/
    Kini banyak tersedia Keladi Tikus yang sudah di ekstrak sehingga memudahkan anda dalam mengkonsumsinya
     
    Pasien yang terhormat, Kami tidak menghalangi anda untuk pergi ke dokter, silahkan konsultasikan penyakit anda ke dokter ahli sebagai pendamping dan tim anda untuk melawan kanker. Karena saat ini anda sedang berperang, dan membutuhkan tim untuk membantu anda melawan penyakit kanker yang anda derita.

    Selain mengkonsultasikan ke dokter, tidak ada salahnya juga anda mengkonsumsi jamu tradisional untuk membantu menjaga stamina, guna membantu memelihara kesehatan. Berfikirlah positif guna menjadikan sugesti yang baik untuk membantu kepercayaan diri anda.

     

    Kami sarankan untuk hasil yang lebih maksimal selain Pengobatan Medis anda bisa mengkonsumsi sirsak anda bisa mengkombinasikannya dengan Keladi tikus baik dengan merebus sendiri atau yang sudah di ekstraks dalam bentuk kapsul
     
     
     

    Untuk mendapatkan Ziirzax dan Typhogell denature silahkan hubungi kami
     
    0823 1404 4477 [Call/SMS/Whatsapp]
    0877 3808 6000 [Call/SMS]
     

     

    Mengkonsumsi Ziirzak De Nature yang dikombinasikan dengan Ekstrak keladi Tikus ternyata mampu membantu memelihara dan menjaga stamina penderita kanker.

    Alhamdulillah produk herbal dari denature indonesia sudah memiliki ijin dari kementrian kesehatan, sudah mendapatkan ijin edar dan sudah memenuhi standar CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik ) dari BPOM.

    Nomer registrasi BPOM:
    Kapsul Typhogell: TR173399941
    Kapsul Ziirzax: TR163395021

     

    Untuk mendapatkan Ziirzax dan Typhogell denature silahkan hubungi kami
     
    0823 1404 4477 [Call/SMS/Whatsapp]
    0877 3808 6000 [Call/SMS]
     

  • Commentaires

    Aucun commentaire pour le moment

    Suivre le flux RSS des commentaires


    Ajouter un commentaire

    Nom / Pseudo :

    E-mail (facultatif) :

    Site Web (facultatif) :

    Commentaire :